Salah satu tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  adalah melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi. Tugas tersebut tercantum dalam UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selanjutnya, dalam melaksanakan fungsinya dalam pasal 11 pada UU tersebut, KPK memiliki kewenangan penindakan untuk kasus yang melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum atau penyelenggara negara, mendapat perhatian yang meresahkan masyarakat, dan/atau menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Sejak tahun 2004 hingga 2015, KPK telah melakukan penindakan terhadap 495 pelaku korupsi. Profil pelaku korupsi yang ditangani oleh KPK dapat dilihat sebagai berikut:

Dari tahun ke tahun, jumlah pelaku korupsi menunjukkan tren yang semakin naik. Paling banyak di tahun 2015 sebanyak 65 orang, kemudian tahun 2010 sebanyak 64 orang, dan tahun 2008 sebanyak 60 orang. Total pelaku korupsi 495 orang tersebut tersebar di seluruh wilayah di Indonesia dan beberapa di Malaysia dan Singapura. Korupsi terbanyak terjadi di wilayah pusat yang dilakukan oleh 206 orang, Malaysia 14 orang, Singapura 3 orang, dan tersebar di daerah 233 orang. Dari jumlah tersebut masih ada peran pelaku korupsi perempuan sebanyak 38 (7.68%). Sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan pelaku korupsi paling banyak adalah S1 dan S2 dengan sebaran umur yang beragam dengan jumlah pelaku korupsi paling banyak adalah berumur 45-60 tahun.

Berdasarkan kelembagaan, pelaku korupsi yang bekerja di pemerintah daerah sebanyak 134 orang, swasta 125 orang, lembaga negara 109 orang, Kementerian 81 orang, BUMN 15 orang, perwakilan Negara 10 orang, Setingkat Menteri 7 orang, BUMND 5 orang, Lembaga Non Struktural 4 orang, LPNK 3 orang, dan Lembaga Pendidikan 2 orang. Lebih detail lagi, berdasarkan lembaga/instansinya, pelaku korupsi paling banyak bekerja sebagai anggota DPR RI sebanyak 56 orang, DPRD 37 orang, swasta 29 orang.

(Visited 740 times, 1 visits today)